SMP Al-Irsyad Pemalang: Belajar Demokrasi Melalui Pemilihan Ketua Pelajar

Pemilihan ketua pelajar Al-Irsyad merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pemalang. Dalam rangka menanamkan nilai Demokrasi dan Pancasila pada peserta didik, pemilihan ketua pelajar dibuat semirip mungkin dengan Pemilu. Beberapa rangkaian kegiatannya antara lain debat calon ketua dan wakil ketua pelajar Al-Irsyad, kampanye, serta pembentukan panitia acara.

Dari Murid, Untuk Murid
Pemilihan ketua pelajar diawali dengan pembentukan panitia kecil yang berisi peserta didik dari kelas 7 dan 8, panitia ini bertugas menyusun tata aturan pemungutan suara, membantu pelaksanaan, dan menertibkan situasi saat pemungutan suara. Kegiatan dilanjutkan dengan pendaftaran ketiga paslon dari kelas 8 yang dipilih berdasarkan koordinasi setiap kelas dan wali kelas.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kampanye dari masing-masing Paslon dan pendukungnya. Konsep dan pelaksanaan kampanye sepenuhnya berdasarkan kreatifitas pelajar, mereka menerapkan ilmu yang sudah dipelajari saat berkunjung ke gedung DPR Kabupaten Pemalang. Kampanye dilaksanakan di dalam lingkungan sekolah SMP Al-Irsyad, paslon dan pendukungnya masuk ke setiap kelas dan memutari pemukiman sekolah. “Alhamdulillah kegiatan pemilihan pelajar Al-Irsyad berjalan lancar. Jalannya acara luar biasa sekali yaa, saya sampai kagum dengan anak-anak. Kreatifitas mereka selama kampanye perlu di apresiasi, anak-anak tuh sampai membuat poster dan baliho,” ungkap Ustadzah Sri Mulya Anah, Waka Kesiswaan SMP Al-Irsyad Pemalang.


Debat Calon Ketua dan Wakil Ketua Pelajar Al-Irsyad

Jujur dan Transparan
Kegiatan pemilu dilanjutkan dengan debat antara ketiga paslon, masing-masing paslon menyuarakan visi dan misinya. Mereka juga harus menjawab pertanyaan seputar isu-isu sekolah dari Bapak/Ibu Guru selaku dewan juri. Debat ini bertujuan melatih anak-anak untuk berpendapat dan berpikir kritis, terutama debat paslon dapat lebih menyakinkan pilihan siswa/siswi saat pemungutan suara.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemungutan suara. Sistemnya sangat mirip dengan pemilu pada umumnya, terdapat bilik dan petugas yang siap sedia membantu. Sistem perhitungan suara juga dilakukan secara terbuka sehingga bisa dipastikan tidak terdapat kecurangan.

Ananda Dimas Susatyo dan Ananda Daya Ramadhan berhasil memperoleh kemenangan sebesar 70% dari hasil pemungutan suara. Dengan hasil ini, Ananda Dimas dan Ananda Daya resmi terpilih menjadi ketua dan wakil ketua pelajar SMP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pemalang, Selamat ya!
(Salsa)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top