Informasi
Jumat, 20 Jul 5612
  • LPP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pemalang, Jalan Kyai Makmur no 9 Pemalang
  • LPP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pemalang, Jalan Kyai Makmur no 9 Pemalang
27 Oktober 2023

TK Al-Irsyad Pemalang: Terapkan Pembelajaran Kreatif

Jum, 27 Oktober 2023 Dibaca 24x TK / KB Al-Irsyad

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi awal yang penting dalam pembentukan karaker anak. Metode pembelajaran dan pendekatan yang sesuai perkembangan zaman, penting untuk diterapkan setiap sekolah. TK Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pemalang, salah satu sekolah PAUD yang sudah menerapkan metode pembelajaran Modern, Kreatif, sekaligus Inovatif.

Mengenal Lebih Dekat

TK Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pemalang terletak di Jalan Semeru No 6, Kelurahan Mulyoharjo, Pemalang. Sekolah PAUD yang memiliki visi misi “Sehat, Cerdas, Kreatif, dan Berakhlak Mulia.” Saat ini memiliki 214 siswa, terbagi dalam 7 kelas dan dua level, TK A untuk anak usia 4-5 tahun dan TK B untuk anak usia 5-6 tahun. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan hari Senin hingga Kamis dari pukul 7.15 pagi sampai 11.00 WIB, serta hari Jum’at-Sabtu dari pukul 7.15 selesai pukul 10.00 WIB.

Sesuai visi misinya, pembelajaran di TK Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pemalang selalu menerapkan kreativitasnya agar anak tidak bosan dan ingin belajar. Contoh pembelajaran yang sudah diterapkan di sekolah seperti sosialisasi gosok gigi dan pemeriksaan gigi, Parenting Day dengan membuat karya 3D Lafadz Allah Swt dan Muhammad SAW, Simulasi mitigasi gempa bumi, membentuk Kaktus dari kertas origami, dan masih banyak lagi. Selengkapnya bisa dilihat di Instagram tk_alirsyadpemalang.

Mengintip Pembelajaran di TK Al-Irsyad Pemalang

Ustadzah Umi, kepala sekolah TK Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pemalang menjelaskan penerapan ide pembelajaran kreatif tidak lepas dari peran Ustadzah selaku pengajar. Ustadzah memiliki ruang diskusi satu sama lain melalui grup Whatsapp serta rapat secara langsung. Ide-idenya banyak berasal dari konten kreator anak usia dini di media sosial. “Sekarang kan sudah zamannya teknologi, banyak ide kreatif dan menarik yang bisa dijadikan bahan ajar anak-anak. Kita hanya perlu memodifikasi agar sesuai dengan kurikulum dan visi misi sekolah,” tutur Ustadzah Umi.

Berbicara tentang teknologi, pembelajaran di TK Al-Irsyad Pemalang juga sudah mulai menggunakan teknologi. Metode ini bertujuan mengenalkan anak dengan teknologi, walaupun hanya sampai di tahap pengenalan dan alat bantu pembelajaran. Hal ini dikarenakan anak-anak belum waktunya berkenalan lebih jauh dengan teknologi, terutama internet dan media sosial.

Kegiatan dengan bantuan teknologi yang sudah dilakukan antara lain, menggunakan laptop secara bergantian untuk mencetak berbagai bentuk gambar sistem tata surya, serta menonton video pembelajaran sesuai tema yang dipelajari.

Akhlak Mulia Ditanamkan Sejak Dini

Menciptakan peserta didik yang berakhlak mulia merupakan salah satu misi Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah. Dalam rangka mewujudkan hal ini, TK Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pemalang menerapkan beberapa kebiasaan yang menunjang pembentukan akhlak baik. Ustadzah secara konsisten melakukan pembiasaan berkaitan dengan akhlak, seperti mengucapkan dan menjawab salam, menerapkan budaya SITOMAT (Permisi, Tolong, Maaf, dan Terima Kasih), mengajarkan untuk saling berbagi, serta senantiasa mengingatkan untuk menjaga kebersihan kelas.

Pembiasaan mengaji setiap pagi serta pelaksanaan Sholat Dhuha juga merupakan bentuk penerapan akhlak kepada setiap anak. Kedua kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap harinya di TK Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pemalang. Terkait kegiatan ini, Ustadzah Umi menyampaikan respon positif, “Alhamdulillah anak-anak senang dan antusias dalam menjalaninya.”

Kendala dan Upaya Mengatasinya

Ustadzah Umi mengungkapkan kendala terkait pembelajaran di TK Al-Irsyad saat ini, adanya ketidaksinkronan apa yang diajarkan di sekolah tidak diterapkan kembali di rumah. Hal ini membuat pembelajaran menjadi kurang maksimal, umpan balik yang terjadi tidak seperti yang diharapkan.

Ada 2 faktor yang menyebabkan kendala terjadi. Pertama, orang tua yang sibuk dan yang kedua adalah anak terkadang lebih rewel jika dengan orang tuanya, mereka hanya ingin belajar jika dengan Ustadzahnya saja. Memang, kendala ini merupakan tugas berat bagi Ustadzah, orang tua, dan anak, kerjasama yang baik sangat diperlukan. (Humairo Salsabila)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar